Calon Istriku
Jika suatu saat
aku nikahi dirimu, itu karena aku yakin dan percaya bahwa engkau bisa menjadi
penghubung antara aku dengan Tuhanku. Sehingga aku akan lebih dekat dan lebih
taat dengan-Nya. Dan aku yakin ketika engkau menerima diri ini, Engkaupun
percaya, bahwa diri ini bukan hanya sekedar menjadi suami tapi juga bisa
menjadi imam yang menunjukan jalan yang baik di dunia dan akherat, serta mampu
menjadi panutan bagi ana-anak kita kelak.
Dalam kehidupan
di dunia ini, selalu ada cerita yang terkadang cerita itu akan membuat kita
sedih, putus asa dan merasa bimbang bahkan membuat kita kecewa, namun terkadang
cerita itu juga akan membuat diri kita bahagia serta gembira. Adakalanya, cerita
itu berasal dari diriku dan adakalanya cerita itu juga datang dari dirimu. Tidak
ada hal yang bisa menyelamatkan kita berdua, kecuali kita saling memahami,
mengerti tugas dan peran kita masing-masing, sesuai petunjuk Allah yang telah
diturunkan kepada Muhammad SAW, serta apa-apa yang telah dicontohkan oleh Beliau,
bukan sesuai petunjuk dari ego kita masing-masing, yang terkadang terpengaruhi
oleh hawa nafsu yang begitu kuat.
Aku sadar, tak
ada yang sempurna dari diri ini dan tak ada yang sempurna dari dirimu pula,
karena kesempurnaan hanyalah milik-Nya. Maka,... mintalah kepada Allah atas
segala apa yang akan terjadi dalam kehidupan kita nanti. Minta...,minta...minta
Allah mengajarkan kepada kita bagaimana kita bisa mencintai kekurangan satu
sama lain, karena disitulah Allah telah mengatur sedemikian rupa, sehingga kita
dipersatukan agar kita saling menutupi kekurangan yang kita miliki. Bukan
sekedar mencintai kelebihan satu sama lain karena ternyata kita tau dan
merasakan bahwa yang sering menjadi sumber masalah adalah kekurangan yang ada
di dalam diri, bukan karena kelebihan
yang kita miliki.
Engkau
do’akan saja diriku dan akupun akan do’akan dirimu, lalu kita berdua bersama bersujud dan berdo’a, semoga Allah SWT menyelamatkan kita, hati kita, niat kita
dari segala macam bisik rayuan setan yang bisa menyesatkan jalan kita, dan kita
berharap bahwa kita bukan hanya bersama-sama sebagai keluarga yang sakinah,
mawadah, warahmah didunia ini, tetapi kita juga akan bersama-sama di akhirat
nanti. Semoga Allah jadikan engkau bidadariku bukan hanya bidadari dunia, tapi
juga Allah jadikan engkau bidadari surga ku.