Untuk kesekian kalinya aku katakan rindu dengan senandung
nanyian alam yang membuat kakiku tertatih-tatih saat berkejar-kejaran
dengan nafas yang tersengal-sengal. Aku rindu bersenda dengan Alam
disekitarku, aku rindu bersenandung diatas bukit bersama kicauan-kicauan
burung yang begitu merdu.
Aku rindu betapa gemercik dan jernihnya air yang ku lalui
hingga membasahi kakiku dengan begitu segarnya. Belum lagi semilirnya
angin yang berhembus yg ditemani dinginya suasana di pagi hari, hingga
membuatku terperanjak dari lelapnya peraduan ku.
Betapa
rindunya hatiku untuk menatap lampu kota di dataran rendah dari sebuah
ketinggian. Aku rindu duduk diatas puncak sambil bersenda gurau
menikmati kehidupan. Aku rindu nyanyian alam yang selalu mengklabuhi
pendengaran. Aku rindu kampung halaman, memang tak ada hari ku untuk
merindukan kampung di sebuah ketinggian dimana tempatku di lahirkan.
''we love pringanamba''

Tidak ada komentar:
Posting Komentar